Selasa, 19 November 2013

Belajar dan Pembelajaran

1. Di era Teknologi Informasi dan Komunikasi pada saat ini, kegiatan pembelajaran dituntut untuk dapat bersinergi dengan TIK. Jelaskan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam pemanfaatan TIK dalam pembelajaran! 
Jawaban: Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi, sangat berpengaruh terhadap penyusunan dan implementasi strategi pembelajaran. Melalui kemajuan tersebut para guru dapat menggunakan berbagai media sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran. Dengan menggunakan media komunikasi bukan saja dapat mempermudah dan mengefektifkan proses pembelajaran, akan tetapi juga bisa membuat proses pembelajaran lebih menarik. Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi. Dalam suattu proses komunikasi selalu melibatkan tiga komponen pokok, yaitu komponen pengirim pesan (guru), komponen penerima pesan (siswa), dan komponen pesanitu sendiri yang biasanya berupa materi pelajaran. Kadang-kadang dalam proses pembelajaran terjadi kegagalan komunikasi. Artinya, materi pelajaran atau pesan yang disampaikan guru tidak dapat diterima oleh siswa dengan optimal, artinya tidak seluruh materi pelajaran dapat dipahami dengan baik oleh siswa; lebih parah lagi siswa sebagai penerima pesan salah menangkap isi pesan yang disampaikan. Untuk menghindari semua itu, maka guru dapat menyusun strategi pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar. (Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan – Kencana Prenada Media, 2011:162) Prinsip pokok yang harus diperhatikan dalam penggunaan TIK pada setiap kegiatan belajar mengajar adalah bahwa TIK digunakan dan diarahkan untuk mempermudah siswa belajar dalam upaya memahami materi pelajaran. Dengan demikian penggunaan media harus dipandang dari sudut kebutuhan siswa. Hal ini perlu ditekankan sebab sering TIK dipersiapkan hanya dilihat dari sudut kepentingan guru. Kejadian lain yang sering terjadi adalah ketika guru menggunakan media film atau melakukan karyawisata. Oleh karena media digunakan tidak diarahkan untuk mempermudah belajar, maka baik film maupun karyawisata sering hanya dijadikan sebagai media hiburan saja. Agar media pembelajaran benar-benar digunakan untuk membelajarkan siswa maka ada sejumlah prinsip yang harus diperhatikan dalam pemanfaatan media (TIK) dalam pembelajaran, diantaranya: a. Media yang akan digunakan oleh guru harus sesuai dan diarahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Media tidak digunakan sebagai alat hiburan, atau tidak semata-mata dimanfaatkan untuk mempermudah guru menyampaikan materi, akan tetapi benar-benar untuk membantu siswa belajar sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. b. Media yang digunakan harus sesuai dengan kemampuan guru dalam mengoperasikannya. Sering media yang kompleks terutama media-media mutakhir seperti komputer, LCD dan media elektronik lainnya memerlukan kemampuan khusus dalam mengoperasikannya. Media secanggih apapun tidak akan bisa menolong tanpa kemampuan teknis mengoperasikannya. Oleh karena itulah sebaiknya guru mempelajari dahulu bagaimana mengoperasikan dan memanfaatkan media yang akan digunakan. Hal ini perlu ditekankan, sebab sering guru melakukan kesalahan-kesalahan yang prinsip dalam menggunakan media pembelajaran yang pada akhirnya penggunaan media bukan menambah kemudahan siswa belajar, malah sebaliknya mempersulit siswa belajar. (Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan – Kencana Prenada Media, 2011: 173, 174) 

 2. Teori-teori belajar melahirkan beragam pengertian tentang belajar. Salah satu pengertian belajar menurut teori kognitif adalah Thinking Skill. Uraikan yang dimaksud dengan Thinking Skill dan model pembelajaran yang mendukungnya! 
Jawaban: Teori konstruktivistik yang dikembangkan oleh Piaget pada pertengahan abad 20 yang termasuk juga dalam teori kognitif. Piaget berpendapat bahwa pada dasarnya setiap individu sejak kecil sudah memiliki kemampuan untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Pengetahuan yang dikonstruksi oleh anak sebagai subjek, maka akan menjadi pengetahuan yang bermakna , sedangkan pengetahuan yang hanya diperoleh melalui proses pemberitahuan tidak akan menjadi pengetahuan yang bermakna. Pengetahuan itu hanya untuk diingat sementara setelah itu dilupakan. (Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan – Kencana Prenada Media, 2011:123, 124) Model pembelajaran yang mendukung teori tersebut adalah Model Pembelajaran Berbasis Masalah.model pembelajaran berbasis masalah dikembangkan berdasarkan konsep-konsep yang dictuskan oleh Jerome Bruner. Konsep tersebut adalah belajar penemuanatau discovery learning. Mengenai discovery learning, Johnson membedakannya dengan inquery learning. Dalam discovery learning, ada pengalaman yang disebut “...Ahaa experience” yang daapt diartikan seperti, ...Nah, ini dia”. Sebaliknya, inquery learning tidak selalu sampai pada proses tersebut. Hal ini karena proses akhir discovery learning adalah penemuan, sedangkan inquery learning proses akhir terletak pada kepuasan kegiatan meneliti. Walaupun ada pendapat yang membedakan antara discovery learning dan inquery learning, namun keduanya memiliki persamaan. discovery learning dan inquery learning merupakan pembelajaran beraksentuasi pada masalah-masalah kontekstual. Keduanya merupakan pembelajaran yang menekankan aktivitas penyelidikan. Proses belajar penemuan meliputi proses informasi, transformasi dan evaluasi. Proses informasi, pada tahap ini peserta didik memperoleh informasi mengenai materi yang sedang dipelajari. Pada tahap ini peserta didik melakukan penyandian atau encoding atas informasi yang diterimanya. Berbagai respons yang diberikan peserta didik atas informasi yang diperolehnya. Ada yang menganggap informasi yang diterimanya sebagai sesuatu yang baru. Ada pula yang menyikapi informasi yang diperolehnya lebih mendalam dan luas dari pengetahuan yang dimiliki sebelumnya. Tahap transformasi, pada tahap ini peserta didik melakukan identifikasi, analisi, mengubah, mentransformasikan informasi yang diperolehnya menjadi bentuk yang abstrak atau konseptual supaya kelak pada gilirannya dapat dimanfaatkan bagi hal-hal yang lebih luas. Dalam tahap ini peserta didik mengembangkan inferensi logikanya. Tahap ini dirasakan sesuatu yang sulit dalam belajar penemuan. Dalam keadaan seperti itu guru diharapkan kompeten dalam mentransfer strategi kognitif yang tepat. Tahap evaluasi, pada tahap ini peserta didik menilai sendiri informasi yang telah ditransformasikan itu dapat dimanfaatkan untuk memahami gejala atau memecahkan masalah yang dihadapi. Belajar penemuan menekankan pada berpikir tingkat tinggi. Belajar ini memfasilitasi peserta didik mengembangkan dialektika berpikir melalui induksi logika yaitu berpikir dari fakta ke konsep. Peserta didik diharapkan tidak hanya mampu mendeskripsikan secara faktual apa yang dipelajari, namun peserta didik juga diharapkan mampu mendeskripsikan secara analitis atau konseptual. Entitas lainnya dalam belajar penemuan adalah kuasalitas dan generalisasi. Kausalitas menunjuk pada eksplanan (menjelaskan) dan explanandum (dijelaskan). Dalam eksplanan terdapat generalisasi. Generalisasi berarti menarik kesimpulan dari hal-hal yang khusus kepada yang umum. Hasil belajar dari pembelajaran berbasis masalah adalah peserta didik memiliki keterampilan penyelidikan. Peserta didik mempunyai keterampilan mengatasi masalah. Peserta didik mempunyai kemampuan mempelajari peran orang dewasa. Peserta didik dapat menjadi pembelajar yang mandiri dan independen. (Agus Suprijono. Cooperative Learning Teori & Aplikasi Paikem- Pustaka Pelajar: 68, 69, 70 72) 

 3. Kurikulum 2013 menekankan pada pembentukan karakter. Pelaksanaan pembelajaran diarahkan pada pembentukkan karakter peserta didik. Dari berbagai macam teori belajar yang ada, teori belajar yang mana yang dapat dijadikan landasan pelaksanaan pembelajaran dalam upaya pembentukan karakter. Uraikan pendapatmu disertai dengan alasannya!
 Jawaban: Menurut saya teori belajar yang dapat dijadikan sebagai landasan pelaksanaan pembelajaran dalam upaya pembentukan karakter adalah Teori Belajar Koneksionisme yang dikembangkan oleh Thorndike sekitar tahun 1913. Menurut teori belajar ini, belajar pada hewan dan pada manusia pada dasarnya berlangsung menurut prinsip-prinsip yang sama. Dasar terjadinya belajar adalah pembentukan asosiasi antara kesan yang ditangkap pancaindra dengan kecenderungan untuk bertindak atau hubungan antara Stimulud dan Respons (S-R). Oleh karena itulah teori ini juga dinamakan teori Stimulus-Respons. Bagaimana terjadinya hubungan antara Stimulus dan Respons ini perhatikan ilustrasi di bawah ini. Ketika seseorang melirik setangkai bunga melati yang indah dan harum di taman, dapat menjadi Stimulus yang dapatmengakibatkan munculnya Respons untuk memetiknya. Atau: Ketika seseorang sedang mengendarai sepeda motor tiba-tiba lampu merah menyala, maka dengan seketika orang tersebut mengerem motornya dan kemudian berhenti. Dalam kasus itu lampu merah merupakan stimulus bagi orang yang mengendarai sepeda motor itu, dengan mengerem untuk menghentikan motornya adalah respons. Begitulah terjadinya hubungan stimulus dan respons terjadi. Belajar adalah upaya untuk membentuk hubungan stimulus dan respons sebanyak-banyaknya. Selanjutnya, dalam teori koneksionisme ini Thorndike mengemukakan hukum-hukum belajar sebagai berikut: a) Hukum kesiapan (law of readiness) Menurut hukum ini, hubungan antara stimulus dan respons akan mudah terbentuk manakala ada kesiapan dalam diri individu. Secara lengkap bunyi hukum ini adalah: Pertama, jika pada seseorang ada kesiapan untuk merespons atau bertindak, maka tindakan atau respons yang dilakukannya akan memberi kepuasan, dan mengakibatkan orang tersebut untuk tidak melakukan tindakan-tindakan lain. Kedua, jika seseorang memiliki kesiapan untuk merespons, kemudian tidak dilakukannya, maka dapat mengakibatkan ketidakpuasan, dan akibatnya orang tersebut akan melakukan tindakan-tindakan lain. Ketiga, jika seseorang tidak memiliki kesiapan untuk merespons, maka respons yang diberikan akan mengakibatkan ketidakpuasan. Implikasi praktis dari hukum ini adalah, keberhasilan belajar seseorang sangat tergantung dari ada atau tidak adanya kesiapan. b) Hukum latihan (law of exercise) Hukum ini menjelaskan kemungkinan kuat dan lemahnya hubungan stimulus dan respons. Hubungan antara kondisi (yang merupakan perangsang) dengan tindakan akan menjadi lebih kuat karena latihan (law of use) dan koneksi-koneksi itu akan menjadi lemah karena latihan tidak dilanjutkan atau dihentikan (law of disuse). Hukum ini menunjukkan bahwa hubungan stimulus dan respons akan semakin kuat manakala terus menerus dilatih atau diulang, sebaliknya hubungan stimulus respons akan semakin lemah manakala tidak pernah diulang. Implikasi dari hukum ini adalah semakin sering suatu pelajaran diulang, maka akan semakin dikuasailah pelajaran tersebut. c) Hukum akibat (law of effect) Hukum ini menunjuk kepada kuat atau lemahnya hubungan stimulus dan respons tergantung kepada akibat yang ditimbulkannya. Apabila respons yang diberikan seseorang mendatangkan kesenangan, maka respons tersebut akan dipertahankan atau diulang. Sebaliknya, jika respons yang diberikan mendatangkan atau diikuti oleh akibat yang tidak mengenakkan, maka respons tersebut akan dihentikan dan tidak akan diulang lagi. Implikasi dari hukum ini adalah apabila m engharapkan agar seseorang dapat mengulangi respons yang sama , maka harus diupayakan agar menyenangkan dirinya, contohnya dengan memberi pujian atau hadiah. Sebaliknya, apabila kita mengharapkan seseorang untuk tidak mengulangi respons yang diberikan, maka harus diberi sesuatu yang tidak menyenangkannya contohnya dengan memberi hukuman. Di samping hukum-hukum belajar yang telah dikemukakan di atas, konsep penting dari teori belajar koneksionisme Thorndike adalah yang dinamakan transfer of training. Konsep ini menjelaskan bahwa apa yang sudah dipelajari oleh anak sekarang harus dapat digunakan untuk hal lain di masa yang akan mendatang. Dalam konteks pembelajaran, konsep transfer of training merupakan hal yang sangat penting, sebab seandainya konsep ini tidak ada, maka apa yang dipelajari tidak akan bermakna. Oleh karena itu, apa yang dipelajari oleh siswa di sekolah harus berguna dan dapat digunakan di luar sekolah. Misalnya, anak belajar membaca, maka keterampilan membaca dapat digunakan untuk membaca apapun di luar sekolah , walaupun disekolah tidak diajarkan bagaimana membaca koran tapi karena huruf-huruf yang diajarkan di sekolah sama dengan huruf yang ada dalam koran, maka keterampilan membaca di sekolah dapat ditransfer untuk membaca koran, untuk membaca majalah, atau membaca apapun. (Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan – Kencana Prenada Media, 2011: 115, 116, 117)

 DAFTAR PUSTAKA 
Suprijono, Agus. (2011). Cooperatif Learning Teori & Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Prof. Dr. H. Sanjana, Wina, M.Pd. (2011). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Minggu, 27 Januari 2013

How To Move On From A Bad Relationship ?????????

It has to end. No matter how painful it is, that time is now. Breaking up is never easy. Deciding to end a relationship, no matter how imperfect it is, will always be emotionally and mentally traumatic. In spite of the imperfections, you did share wonderful and intimate times together. Like what they say, memories are easy to make but are hard to forget and remembering makes it harder to move on. That person you are saying goodbye to has been a part of you. Detaching yourself from him can be very painful and unimaginable. But like everything else in life, think that this too, shall pass and no matter how hard it is to move on, in the end, things will fall into its place. "Things do happen for a reason" and "What doesn’t kill you can only make you stronger", these clichés are very important to psyche yourself up to move on from a break up. To move on from a bad relationship, you need to remember and do a few things. First, you have got to put it in your head that it is over. No more hoping, no more fantasizing that he will call you and get back together. Once you get this into your system, allow yourself to cry your heart out. It’s healthy to cry because you are actually saying goodbye to him and to his memories. Aside from crying, expect that you will be very angry at a certain level. You will be angry at yourself, at him or to your friend who introduced you to him. Again, this is normal but you have to deal with your anger in a healthy way. Some write, while others talk it out with friends. Some engage themselves into work, others take boxing lessons. My point is you should have a healthy outlet for all your angst. To move on from a break-up, it also helps if you get rid of anything that reminds you of him. This means removing his number in your cellphone, deleting his pictures in your mobile phone gallery and throwing away all those memorabilia he gave you. Keeping a remembrance from him can only prolong your state of nostalgia. Don’t torture yourself. Also, if you want to move on from a bad relationship, never romanticize your past. Yes, he was a great lover and he was thoughtful at times but snap out of it! Letting all those mushy things get into your head can make you weak and again make you think twice about the break up. If you want to move on then guard yourself from romanticizing your past. It helps if you jot down the things that you hate about him or the reason why you broke up with him in the first place. Be ruthless and honest, take this note out when you feel weak and had the urge to call him. How to get over someone who has been with you for a couple of months or years can be depressing but ones you have learned to take care of yourself without him, its not as bad as you think it is. So if you want to move on take good care of yourself. Eat right, sleep right, dance, sing, go to the gym, and hang out with friends. If you feel good physically, you’ll feel good mentally and emotionally. Don’t be afraid to move on, it may be the greatest gift that you have given yourself. thanks for your attention ^_^

Selasa, 09 Oktober 2012

Kumpulan Makalah Pendidikan Agama Islam

KATA PENGANTAR Puji syukur hanya pantas dipersembahkan kehadirat Allah SWT atas limpahan nikmat berupa kemudahan dan kelancaran, serta petunjuk-Nya yang diberikan sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Akhir kata, saya menerima saran dan kritik yang membangun untuk kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaaat bagi kita semua dan bagi siapa saja yang berminat untuk membacanya. Amin! DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.................................................................................i DAFTAR ISI...............................................................................................ii BAB I PENDAHULUAN..........................................................................1 1.1 Latar Belakang 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan BAB II PEMBAHASAN............................................................................4 A. Dinul Islam B. Tujuan Dinul Islam C. Karakteristik Agama Islam D. Rukun Iman dan Asmaul Husna E. Yang termasuk Dosa Besar F. Afalul Ibad (perbuatan hamba) G. Aliran Syi’ah H. Aliran Khowarij I. Aliran Mu’tazilah J. Ajaran Ahlussunah Wal Jama”ah K. Sikap perilaku orang beriman BAB III PENUTUP....................................................................................19 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran DAFTAR PUSTAKA.................................................................................20 ii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dinul berasal dari bahasa Arab "addin" yang berarti agama. Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW membawa risalah Dinul Islam dengan tujuan memurnikan tauhid, yaitu mempercayai dan meyakini bahwa hanya terdapat satu Tuhan yang wajib disembah, dimohonkan petunjuk dan pertologan-Nya. Secara garis besarnya islam mengajarkan pada umatnya untuk bersifat toleran, pemaaf, tidak memaksakan kehendak, dan saling menghargai. Aqidah Islamiah dibangun di atas rukun iman yang enam, yaitu: Iman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitabNya, para rasul-Nya, hari akhirat, dan iman kepada takdir yang baik dan yang buruk. Surat Al-A'raf, ayat 180"(yaitu) orang-orang yang beriman dan tenang tenteram hati mereka dengan "zikrullah". Orang beriman adalah orang yang memiliki landasan hidup yang kukuh dan benar, yakni landasan hidup yang berdasarkan wahyu Allah SWT.Dengan landasan hidup tersebut orang beriman memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan manusia lain. Hidup manusia yang tidak dilandasi iman, tak ubahnya seperti kehidupan hewan ternak, yang hanya makan, minum, bekerja, tidur, dan beranak. Sebaliknya, dengan landasan iman, hidup manusia akan terarah, sesuai dengan yang dihekendaki penciptanya, yakni Allah SWT. Dosa-dosa besar dalam Islam seperti yang tersebut dalam Al-Quran dan Hadits Nabi Muhammad. Di sini ada 5 (lima) dosa besar yang dicantumkan yang saya anggap sangat penting. 1. Membunuh 2. Mencuri 3. Berzina 4. Minum Miras (Alkhohol)/Narkoba 5. Meninggalkan Rukun Islam yang Lima 6. 70 Dosa Besar Menurut Adz-Dzahabi dalam Al-Kabair (الكبائر) Sesuai kaidah universal yang berlaku dalam sistem penciptaan semesta bahwa tiada seorang pun yang memiliki kepelakuan mutlak dan mandiri selain Tuhan. Apabila sebagian fenomena memiliki pengaruh dan perbuatan maka hal itu sesuai dengan kehendak dan izin Tuhan. Dalam Islam juga terdapat beberapa aliran yaitu Aliran Syi’ah, Aliran Khowarij, Aliran Mu’tazilah, Ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah,dll. Dengan disusunnya makalah ini damaksudkan agar menambah pengetahuan tentang Agama Islam. B. Rumusan Masalah Untuk menghidari adanya kesimpangsiuran dalam penyusunan makalah ini, maka saya membatasi masalah-masalah yang akan dibahas diantaranya: 1. Apa arti Dinul Islam? 2. Apa tujuan Dinul Islam? 3. Bagaimana karakteristik Agama Islam? 4. Apa Rukun Iman dan Asmaul Husna? 5. Apa saja yang termasuk perbuatan Dosa Besar? 6. Apa Afalul Ibad? 7. Apa Aliran Syi’ah? 8. Apa Aliran Khowarij? 9. Apa Aliran Mu’tazilah? 10. Apa Ahlussunnah Wal Jama’ah? 11. Bagaimana sikap periloaku orang beriman? C. Tujuan Mahasiswa mengetahui pengetahuan Agama Islam secara sempurna meliputi: 1. Ta’at beribadah, berdzikir, berdo’a serta mampu menjadi imam dan khotib bagi yang laki-laki. 2. Mampu membaca Al-qur’an dan menghayati kandungan maknanya. 3. Berakhlak mulkia mengembangkanilmu dan teknologi untuk kesejahteraan Bangsa dan Negara. 4. Memahami, menghayati dan mengambil manfa’at dari peradaban Islam. 5. Mampu menerapkan prinsip-prinsip Muamalah dan Syariat Islam dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. BAB II PEMBAHASAN A. Dinul Islam Dinul berasal dari bahasa Arab "addin" yang berarti agama, sedangkan islam itu sangat luas pengertiannya dan secara istilah disebutkan bahwa islam itu adalah keselamatan, perdamaian yang meliputi : 1. Islam itu keselamatan, yang artinya seseorang yang memeluk agama islam akan selamat di dunia dan akhirat selama dia menjalankan apa yang terdapat dalam al-Qur'an dan Hadist sebagai pedoman hidup agama Islam. 2. Islam itu perdamaian, yang artinya bahwa islam itu adalah damai dan cinta perdamaian dan sebaliknya benci terhadap permusuhan. Secara keseluruhan bahwa Dinul Islam itu adalah agama pembawa keselamatan kepada umat manusia sepanjang hamba Allah tersebut menjalankan syari'at dinul Islam itu sendiri yang berlandaskan dalam Al-qur’an dan Hadist. Dalam Al-qur’an disebutkan dalam surat Ali ‘imron ayat 19 yang berbunyi: “Sesungguhnya agama yang paling di ridhoi Allah di sisi-Nya ialah islam” B. Tujuan Dinul Islam Dinul Islam yang utama adalah bertauhid kepada Allah. asal makna tauhid adalah berkeyakinan bahwa Allah itu Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW membawa risalah Dinul Islam dengan tujuan memurnikan tauhid, yaitu mempercayai dan meyakini bahwa hanya terdapat satu Tuhan yang wajib disembah, dimohonkan petunjuk dan pertologan-Nya. Nabi Muhammad SAW, membawa dinul islam berupa wahyu Allah yaitu Al-Qur'an yang menjadi petunjuk dan pedoman hidup manusia yang pertama disamping Sunnah Nabi Muhammad SAW yang kedua sebagai pedoman hidup manusia. Konsep islam sebagai agama tauhid adalah ajaran sepanjang sejarah manusi dari tiap-tiap Rasul, Mulai Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Daud, Musa dan Isa sampai Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi yang terakhir. C. Karakteristik Agama Islam Secara garis besarnya islam mengajarkan pada umatnya untuk bersifat toleran, pemaaf, tidak memaksakan kehendak, dan saling menghargai. Karena dalam pluralitas setiap agama terdapat kesamaan yaitu pengabdian kepada Tuhan walaupun dengan cara yang berbeda asalkan tidak menyimpang dari ajaran agama tersebut. Sebagai agama yang sempurna dan mendapat ridlo dari Allah, Islam mempunyai karakteristik khas yang membedakan agama islam dengan agama-agama lain .Karakteristik islam dapat dikenali melalui konsepsinya dalam berbagai bidang, diantaranya: 1. Karakteristik dalam bidang Agama Selain mengakui pluralisme sebagai suatu kenyataaan, islam juga mengakui adanya universalisme, yakni menagajarkan keimanan kepada Allah dan hari akhir, berbuat baik dan mengajak pada keselamatan. 2. Karakteristik dalam Ibadah Dapat dilihat dari adanya muamalah, yaitu setiap perbuatan baik yang dilakukan adalah semata-mata karena Allah,sehingga setiap langkah yang dilakukan oleh umat islam bukan karena terpaksa tetapi dilakukan secara ikhlas dan mengharap ridlo-Nya. 3. Karakteristik dalam bidang Aqidah Keyakinan yang dimiliki bukan hanya di hati semata, tetapi juga direfleksikan dalam perbuatan nyata.misalnya iman kepada Allah. 4. Karakteristik dalam bidang Pendidikan, Ilmu, dan Kebudayaan Islam bersifat terbuka dan akomodatif, tetapi selektif dalam menerima ilmu dan kebudayaan dari luar. Islam juga mewajbkan kepada umatnya untuk menuntut ilmu sejak lahir hingga ke liang lahat dan tidak membatasi sejauh mana jarak keberadaan ilmu tersebut. 5. Karakteristik dalam bidang Sosial Dalam islam ajaran untuk berbuat sosial sangat menonjol, bahkan senantiasa mengiringi pada ibadah-ibadah lain.misalnya sholat sangat dianjurkan berjamah untuk mempererat tali persaudaraan, keringanan bagi yang tidak mampu melaksanakan puasa dengan membayar fidyah, ibadah qurban dan zakat untuk meringankan beban fakir miskin agar terjalin silaturrohim antara yang kaya dan miskin atau agar tidak ada jurang pemisah antara keduanya karna tidak ada perbedaan di hadapan Allah SWT kecuali ketaqwaannya. D. Rukun Iman dan Asmaul Husna 1. Rukun Iman Aqidah Islamiah dibangun di atas rukun iman yang enam, yaitu: Iman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitabNya, para rasul-Nya, hari akhirat, dan iman kepada takdir yang baik dan yang buruk. Keenam rukun ini telah disebutkan secara jelas dalam Al-Qur`an dan sunnah Rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam. Berikut penjelasan ringkas mengenai keenam rukun iman ini: 1. Iman kepada Allah. Tidaklah seseorang dikatakan beriman kepada Allah hingga dia mengimani 4 perkara: a. Mengimani adanya Allah Ta’ala. b. Mengimani rububiah Allah, bahwa tidak ada yang mencipta, menguasai, dan mengatur alam semesta kecuali Allah. c. Mengimani uluhiah Allah, bahwa tidak ada sembahan yang berhak disembah selain Allah dan mengingkari semua sembahan selain Allah Ta’ala. d. Mengimani semua nama dan sifat Allah yang Allah telah tetapkan untuk diri-Nya dan yang Nabi-Nya shallallahu alaihi wasallam tetapkan untuk Allah, serta menjauhi ta’thil, tahrif, takyif, dan tamtsil. 2. Iman kepada para malaikat Allah. Maksudnya kita wajib membenarkan bahwa para malaikat itu ada wujudnya dimana Allah Ta’ala menciptakan mereka dari cahaya. Mereka adalah makhluk dan hamba Allah yang selalu patuh dan beribadah kepada-Nya. 3. Iman kepada kitab-kitab Allah. Yaitu kita mengimani bahwa seluruh kitab Allah adalah kalam-Nya, dan kalamullah bukanlah makhluk karena kalam merupakan sifat Allah dan sifat Allah bukanlah makhluk. kita juga wajib mengimani secara terperinci semua kitab yang namanya disebutkan dalam Al-Qur`an seperti taurat, injil, zabur, suhuf Ibrahim, dan suhuf Musa. Sementara yang tidak kita ketahui namanya maka kita mengimani secara global bahwa Allah Ta’ala mempunyai kitab lain selain daripada yang diterangkan kepada kita. Secara khusus tentang Al-Qur`an, kita wajib mengimani bahwa dia merupakan penghapus hukum dari semua kitab suci yang turun sebelumnya. 4. Iman kepada para nabi dan rasul Allah. Yaitu mengimani bahwa ada di antara laki-laki dari kalangan manusia yang Allah Ta’ala pilih sebagai perantara antara diri-Nya dengan para makhluknya. Akan tetapi mereka semua tetaplah merupakan manusia biasa yang sama sekali tidak mempunyai sifat-sifat dan hak-hak ketuhanan, karenanya menyembah para nabi dan rasul adalah kebatilan yang nyata. Wajib mengimani bahwa semua wahyu nabi dan rasul itu adalah benar dan bersumber dari Allah Ta’ala. Karenanya siapa saja yang mendustakan kenabian salah seorang di antara mereka maka sama saja dia telah mendustakan seluruh nabi lainnya. 5. Iman kepada hari akhir. Dikatakan hari akhir karena dia adalah hari terakhir bagi dunia ini, tidak ada lagi hari keesokan harinya. Hari akhir adalah hari dimana Allah Ta’ala mewafatkan seluruh makhluk yang masih hidup ketika itu -kecuali yang Allah perkecualikan-, lalu mereka semua dibangkitkan untuk mempertanggung jawabkan amalan mereka. 6. Beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk. Maksudnya kita wajib mengimani bahwa semua yang Allah takdirkan, apakah kejadian yang baik maupun yang buruk, semua itu berasal dari Allah Ta’ala. Beriman kepada takdir Allah tidak teranggap sempurna hingga mengimani 4 perkara: a. Mengimani bahwa Allah Ta’ala mengimani segala sesuatu kejadian, yang baik maupun yang buruk. b. Mengimani bahwa Allah Ta’ala telah menuliskan semua takdir makhluk di lauh al-mahfuzh, 50.000 tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. c. Mengimani bahwa tidak ada satupun gerakan dan diamnya makhluk di langit, di bumi, dan di seluruh alam semesta kecuali semua baru terjadi setelah Allah menghendaki. d. Mengimani bahwa seluruh makhluk tanpa terkecuali, zat mereka beserta seluruh sifat dan perbuatan mereka adalah makhluk ciptaan Allah. 2. Asmaul Husna Berikut adalah senarai 99 nama-nama Allah dalam Islam. "Dan Allah mempunyai nama-nama yang baik (yang mulia) maka serulah (dan berdoalah) kepadaNya dengan menyebut nama-nama itu, dan pulaukanlah orang-orang yang berpaling dari kebenaran dalam masa menggunakan nama-namaNya. Mereka akan mendapat balasan mengenai apa yang mereka telah kerjakan." Surah Al-A'raf, ayat 180. "(yaitu) orang-orang yang beriman dan tenang tenteram hati mereka dengan "zikrullah". Ketahuilah dengan "zikrullah" itu, tenang tenteramlah hati manusia." Surah Ar-Ra'd, ayat 28. Al-Malik (Maha Memiliki Menguasai Seluruh Alam) Ar-Rahim (Maha Penyayang) Ar-Rahman (Maha Pemurah) Allah subhana huwa Taala Al-Muhaimin (Maha Memelihara) Al-Mukmin (Maha Mengurniakan Keamanan) As-Salaam (Maha Sejahtera) Al-Quddus (Maha Suci) Al-Khaaliq (Maha Menciptakan) Al-Mutakabbir (Maha Memiliki Segala Keagungan) Al-Jabbar (Maha Kuasa) Al-Aziz (Maha Perkasa) Al-Qahhar (Maha Mengalahkan) Al-Ghaffar (Maha Pengampun) Al-Musawwir (Maha Membentuk Rupa) Al-Baari (Maha Mengadakan) Al-Alim (Maha Mengetahui) Al-Fattah (Maha Pemberi Keputusan) Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) Al-Wahhab (Maha Pemberi Kurnia) Ar-Rafi (Maha Meninggikan) Al-Khaafiz (Maha Merendahkan) Al-Baasit (Maha Melapangkan) Al-Qaabiz (Maha Menyempitkan) Al-Basir (Maha Melihat) As-Sami' (Maha Mendengar) Al-Mudhill (Yang Menghinakan) Al-Muizz (Maha Memuliakan) Al-Khabir (Maha Berwaspada) Al-Latif (Maha Lemah Lembut) Al-Adl (Yang Mempunyai Keadilan) Al-Hakam (Maha Mengadili) As-Shakur (Maha Mensyukuri) Al-Ghafur (Maha Pengampun) Al-Adhim (Maha Besar) Al-Halim (Maha Penyantun) Al-Muqit (Maha Perkasa) Al-Hafiz (Maha Memelihara) Al-Kabir (Maha Berwaspada) Al-Ali (Maha Tinggi) Ar-Raqib (Maha Mengawasi) Al-Karim (Maha Pemurah) Al-Jalil (Maha Mulia) Al-Hasib ( Amat Dihormati) Al-Wadud (Maha Pengasih) Al-Hakim (Maha Bijaksana) Al-Waasi' (Maha Lapang) Al-Mujib (Maha Memperkenankan) Al-Haq (Maha Benar) As-Shahid (Maha Menyaksikan) Al-Baaith (Maha Membangkitkan Semula) Al-Majid (Maha Mulia) Al-Wali (Maha Memerintah) Al-Matin (Maha Kuat) Al-Qawi (Maha Kuat) Al-Wakil (Maha Mentadbir) Al-Muid (Maha Memulihkan) Al-Mubdi (Maha Pencipta dari Asal) Al-Muhsi (Maha Menghitung) Al-Hamid (Maha Terpuji) Al-Qayyum (Maha Berdikari) Al-Hai (Yang Hidup Kekal) Al-Mumit (Maha Pemusnah) Al-Muhyi (Maha Menghidupkan) Al-Ahad (Maha Esa) Al-Waahid (Maha Tunggal) Al-Maajid (Maha Mulia) Al-Waajid (Maha Mencarikan) Al-Muqaddim (Maha Menyegerakan) Al-Muqtadir (Maha Berkuasa) Al-Qaadir (Maha Berkuasa) As-Samad (Tumpuan Segala Hajat) Adh-Dhaahir Al-Aakhir (Maha Akhir) Al-Awwal (Maha Awal) Al-Muakkhir ( Maha Penangguh) Al-Barr (Maha Membuat Kebajikan) Al-Muta-aali (Maha Tinggi) Al-Waali (Maha Melindungi) Al-Baatin (Maha Tersembunyi) Ar-Rauf (Maha Pengasih) Al-Afuw (Maha Pemaaf) Al-Muntaqim (Maha Pembalas Dendam) At-Tawwaab (Maha Menerima Taubat) Al-Muqsit (Maha Saksama) Dhul-Jalaali wal Ikraam Maalik-ul-Mulk Al-Maane (Maha Melarang) Al-Mughni (Maha Memakmurkan) Al-Ghani (Maha Kaya) Al-Jami' (Maha Mengumpulkan) Al-Haadi (Maha Petunjuk) An-Nur (Maha Bercahaya) An-Naafi' (Memberi Manfaat) Adh-Dhaarr As-Sabur (Maha Penyabar) Ar-Rashid (Maha Bijaksana) Al-Waarith (Maha Mewarisi) Al-Baaqi (Maha Kekal) E. Yang termasuk perbuatan Dosa Besar Dosa-dosa besar dalam Islam seperti yang tersebut dalam Al-Quran dan Hadits Nabi Muhammad. Di sini ada 5 (lima) dosa besar yang dicantumkan yang saya anggap sangat penting. 7. Membunuh 8. Mencuri 9. Berzina 10. Minum Miras (Alkhohol)/Narkoba 11. Meninggalkan Rukun Islam yang Lima 12. 70 Dosa Besar Menurut Adz-Dzahabi dalam Al-Kabair (الكبائر) F. Afalul Ibad (perbuatan hamba) Sesuai kaidah universal yang berlaku dalam sistem penciptaan semesta bahwa tiada seorang pun yang memiliki kepelakuan mutlak dan mandiri selain Tuhan. Apabila sebagian fenomena memiliki pengaruh dan perbuatan maka hal itu sesuai dengan kehendak dan izin Tuhan. “Wa maa tasya’una illa an yasyaa’ Alllah,” dan tidak hanya sumber perbuatan yang mengikuti kehendak Tuhan, perbuatan itu sendiri berada dalam domain kehendak Tuhan. Dalam islam, perbedaan pandangan manusia akan perbuatannya sendiri, apakah merupakan kehendak pribadinya ataukah telah ditentukan jauh sebelum perbuatan itu terlahir? Dalam masalah perbuatan manusia (af’alul ibad), yang menjadi pokok permasalahan adalah: Kehendak (iradah), Kesanggupan (kudrah), dan kasab (kemampuan manusia itu sendiri). 1. Bebas Berbuat dan Berkehendak Menurut Mu’tazilah setiap manusia mempunyai keinginan, yang mana keinginan tersebut bisa untuk dilakukan, tapi tidak wajid bisa dilakukan secara mutlak. 2. Kehendak Tuhan dan Kehendak Manusia Tuhan memberikan kebebasan berbuat terhadap manusia, “Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam”. Manusia tidak bisa berbuat apa-apa dengan tanpa irodah Tuhan, keinginan manusia bukanlah keinginan yang mutlak untuk bisa dilaksanakan, Tuhan memberikan rasa berkeinginan untuk berbuat, dan keinginan itu bisa dicapai dengan dua jalan. Pertama: Petunjuk. Kedua: Menyimpang atau sesat. kedua Teori ini tidak lepas dari Kontrol Tuhan. “Dan kalau Allah menghendaki, niscaya dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan Sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang Telah kamu kerjakan”. Dengan maksud bahwa apabila Tuhan memberikan kedua pilihan apakah penyimpangan atau petunjuk, maka bukan berarti manusia itu diberi kebebasan untuk memilih diantara keduanya itu, akan tetapi keduanya itu merupakan suatu hasil dari perbuatan yang berkaitan dengan sebab dan musabab. Apa-apa saja yang bisa menyebabkan untuk mendapatkan petunjuk dan kesesatan. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa petunjuk merupakan buah amal shaleh, dan kesesatan buah dari amal qobih. 3. Perbuatan Baik dan Buruk Kemampuan untuk berbuat baik merupakan suatu perintah yang jelas dari Tuhan, adapun sifat buruk atau ketentuan buruk maksudnya adalah suatu sifat yang diciptakan buruk, bukan berarti ketentuan tersebut buruk yang berasal dari Tuhan. Karena setiap yang berasal dari Tuhan tidak ada yang buruk, semuanya merupakan kebaikan dan hikmah. Akan tetapi keburukan pada yang memperbuatnya. Karena yang dimaksud disini adalah keburukan yang diperbuat. G. Aliran Syi’ah Syi’ah dilihat dari segi bahasa berarti pengikut, pendukung, partai atau kelompok, sedangkan secara terminology adalah sebagian kaum muslimin yang dalam bidang spiritual dan keagamaannya selalu merujuk pada keturunan Nabi Muhammad SAW atau orang yang disebut sebagai ahl al-bait. Poin penting dalam doktrin Syi’ah adalah pernyataan bahwa segala petunjuk agama itu bersumber dari ahl al-bait. Mereka menolak petunjuk-petunjuk keagamaan dari para sahabat yang bukan ahl al-bait atau para pengikutnya. H. Aliran Khowarij Secara bahasa kata khawarij berarti orang-orang yang telah keluar. Kata ini dipergunakan oleh kalangan Islam untuk menyebut sekelompok orang yang keluar dari barisan Ali ibn Abi Thalib r.a. karena kekecewaan mereka terhadap sikapnya yang telah menerima tawaran tahkim (arbitrase) dari kelompok Mu’awiyyah yang dikomandoi oleh Amr ibn Ash dalam Perang Shiffin ( 37H / 657 ). Jadi, nama khawarij bukanlah berasal dari kelompok ini. Mereka sendiri lebih suka menamakan diri dengan Syurah atau para penjual, yaitu orang-orang yang menjual (mengorbankan) jiwa raga mereka demi keridhaan Allah, sesuai dengan firman Allah QS. Al-Baqarah : 207. Selain itu, ada juga istilah lain yang dipredikatkan kepada mereka, seperti Haruriah, yang dinisbatkan pada nama desa di Kufah, yaitu Harura, dan Muhakkimah, karena seringnya kelompok ini mendasarkan diri pada kalimat “la hukma illa lillah” (tidak ada hukum selain hukum Allah), atau “la hakama illa Allah” (tidak ada pengantara selain Allah). I. Aliran Mu’tazilah Aliran Mu’tazilah merupakan aliran theologi Islam terbesar dan tertua, yang telah memainkan peranan penting dalam sejarah dunia Islam Aliran Mu’tazilah lahir kurang lebih pada permulaan abad pertama Hijriah di kota Basrah (Irak), pusat ilmu dan peradaban Islam dikala itu, tempat peraduan aneka kebudayaan asing dan pertemuan bermacam-macam agama. Pada waktu itu banyaklah orang-orang yang hendak menghancurkan Islam dari segi Akidah, baik mereka yang menamakan dirinya Islam maupun tidak. Sebagaimana diketahui, ejak Islam meluas banyaklahbangsa-bangsa yang masuk Islam dan hidup dibawah naungannya. J. Ajaran Ahlissunah Wal Jama’ah Istilah “Ahlusunnah Waljamaah” adalah sebuah istilah yang dieja-Indonesiakan dan kata Ahlusunnah Waljamaah” اهل السنه والجماعه. Ia merupakan rangkaian dari kata-kata: a. Ahl (Ahlun), berarti “galongan”atau “pengikut’ b. Al-Sunnah (al-Sunnatu), berarti “tabiat/perilaku jalan hidup/perbuatan yang mencakup ucapan dan tindakan Rasulullah SAW. c. Wa, yang berarti “dan atau “serta” d. Al-Jamaa’ah (al-jamaah), berarti ‘Jamaah” yakni jamaah para sahabat Rasul SAW. Maksudnya ialah perilaku atau jalan hidup para sahabat. Dengan demikian, maka secara etimologis, istilah “Ahlusunnah Waljamaah / golongan yang senantiasa mengikuti jalan hidup Rasul SAW. dan jalan hidup para sahabatnya. Atau, golongan yang berpegang teguh pada Sunnah Rasul dan Sunnah (Tariqah) para sahabat, lebih khusus lagi, sahabat empat (Abu Bakar, Umar bin Khatab, Usman bin ‘Affan, dan Ali bin Abi Talib). K. Sikap perilaku orang beriman Orang beriman adalah orang yang memiliki landasan hidup yang kukuh dan benar, yakni landasan hidup yang berdasarkan wahyu Allah SWT.Dengan landasan hidup tersebut orang beriman memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan manusia lain. Hidup manusia yang tidak dilandasi iman, tak ubahnya seperti kehidupan hewan ternak, yang hanya makan, minum, bekerja, tidur, dan beranak. Sebaliknya, dengan landasan iman, hidup manusia akan terarah, sesuai dengan yang dihekendaki penciptanya, yakni Allah SWT. Sikap dan perilaku orang beriman diantaranya: 1. Taqwa kepada Allah SWT. 2. Berbuat baik kepada kedua orang tua. 3. Berbuat baik kepada sesama manusia. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Di dunia ini ada beberapa golongan islam dan semua mengakui bahwa golongannya itu menganut ajaran yang benar. Sehingga tak jarang sering terjadi perpecahan antar golongan Islam dibelahan dunia ini. B. Saran Pilihlah golongan islam yang ajarannya sesuai dengan Al-qur’an dan Hadits (tidak sesat). DAFTAR PUSTAKA Pakpahan, Hendra. “Dinul Islam”. “ http://dinulislami.blogspot.com/2009/08/dinul-islam.html (diakses tanggal 02 Oktober 2012) cooleeach. “Karakteristik Agama Islam”. http://p3cell.blogspot.com//2010/01/karakteristik-agama-islam (diakses tanggal 02 Oktober 2012) Al Mughni, Fajri. “Afalul Ibad”. “ http://yusifmembaca.blogspot.com/2011/12/afalul-ibad.html (diakses tanggal 02 Oktober 2012) Ciremai, Anak. “Makalah Aqidah Tentang Sikap dan Perilaku Orang Beriman”. http://anakciremai.com/2008/04/makalah-aqidah-tentang-sikap-dan.html (diakses tanggal 02 Oktober 2012) Ummati. “Apa Itu Ahlussunnah Wal Jamaah?”. http://ummatipress.com/2012/04/15/apa-itu-ahlussunnah-wal-jamaah.html. (diakses tanggal 02 Oktober 2012)

Selasa, 29 Mei 2012

Bagaimana Memilih Peluang Bisnis Yang Menjanjikan?

Bagaimana Memilih Peluang Bisnis Yang Menjanjikan?

peluang usaha

Banyaknya peluang bisnis yang sering kita temukan di internet seringkali membuat kita bingung, apalagi jika sistem yang mereka tawarkan seringkali tidak masuk akal... sudah istilahnya aneh-aneh, terkesan ribet untuk dipelajari, sehingga banyak orang merasa ragu-ragu untuk menjalankannya.

Menghadapi kondisi semacam ini tentunya anda harus jeli, kira-kira peluang bisnis apakah yang benar-benar menghasilkan dan tidak berisi kebohongan semata.

Dari sekian banyak peluang bisnis yang pernah ada, salah satu peluang bisnis yang banyak direkomendasikan adalah peluang bisnis yang ditawarkan oleh BlakBlakan.com.

Mengapa pilihan bisnis yang mereka tawarkan merupakan pilihan yang tepat bagi anda untuk memulai sebuah bisnis yang menjanjikan? Tentunya hal ini cukup berasalan, dimana mereka memberikan banyak sekali pemahaman dan penjelasan tentang bisnis yang mereka tawarkan.

Selain penjelasan yang lengkap, keuntungan yang bisa anda dapatkan di tempat ini juga banyak... mulai dari sistem, potensi penghasilan yang besar, produk yang berkualitas, pelatihan, dan masih banyak lagi keuntungan-keuntungan yang lainnya.
Untuk lebih jelasnya berikut sedikit gambaran yang bisa anda jadikan acuan untuk mencoba peluang yang ditawarkan oleh BlakBlakan.com:

* PERTAMA Di Dunia... Sistem Jaringan Yang DIKAWINKAN Dengan Sistem Affiliasi
Mungkin anda sudah sering mendengar istilah ini, yaitu peluang bisnis dengan sistem jaringan. Namun untuk sistem yang mereka gunakan berbeda dengan sistem jaringan pada umumnya.
Dimana sistem yang mereka miliki PERTAMA di dunia, yaitu... PERKAWINAN antara sistem jaringan dengan sistem affiliasi, sehingga jauh lebih mudah untuk anda jalankan dan jauh lebih banyak mendatangkan keuntungan!

* Bukan Money Game
Jika kita perhatikan, hampir sebagian besar peluang bisnis yang kita temukan di internet lebih cenderung ke money game.
Namun sistem dan peluang bisnis yang mereka tawarkan merupakan sistem jaringan yang dikombinasikan dengan sistem affiliasi -- dimana anda bisa memeriksa dengan gamblang terlebih dahulu program bisnis yang mereka tawarkan... sehingga anda tidak perlu khawatir dengan hal tersebut.

* Potensi Penghasilan Yang Tidak Terbatas
Sebagai sebuah sistem yang unik dan baru satu-satunya, anda mempunyai peluang yang besar untuk mendapatkan penghasilan tanpa batas, sepanjang anda serius menjalankan program yang ada pada BlakBlakan.com.
Dengan sistem yang mereka tawarkan, dan semakin serius anda menjalankan program ini, maka kesempatan untuk mendapatkan passive income bukan sebatas mimpi, namun bisa benar-benar menjadi kenyataan.

* Bisa Dilakukan Oleh Siapa Saja
Banyak orang yang beranggapan bahwa untuk menekuni bisnis internet dibutuhkan ketrampilan khusus, seperti pemrograman, design, dan segala tetek-bengek yang bagi sebagian orang mungkin sangat sulit untuk dipelajari.
Belum lagi istilah-istilah njlimet yang juga bikin kita pusing... seperti domain, hosting, server, atau apalah istilahnya.
Tapi anggapan semacam ini tidak selamanya benar. Mengapa?
Karena bisnis yang kami perkenalkan kepada anda merupakan bisnis yang mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja, hal ini dikarenakan oleh... hampir semua sistem dan metode yang mereka miliki sudah SERBA OTOMATIS!

* Bisa Dilakukan Kapan Dan Dimana Saja
Salah satu alasan orang-orang mencoba bisnis internet adalah fleksibilitas. Hal ini memang benar adanya. Mengapa demikian? Tentunya karena bisnis internet tidak mempunyai ikatan kepada siapapun.
Hal ini juga berlaku dalam bisnis internet yang BlakBlakan.com tawarkan... yang menjadi bos adalah anda sendiri, sehingga anda bebas menentukan waktu, kapan dan dimana anda akan bekerja.

Namun anda juga harus bisa menyesuaikan fleksibilitas tersebut. Bukan berarti anda bisa bekerja seenaknya, bukan? Dalam menjalankan bisnis internet, anda tetap dituntut untuk bertanggung jawab, serius, dan mempunyai target tersendiri.

Dari penjelasan diatas, saya kira anda tidak perlu ragu lagi dengan peluang bisnis yang mereka tawarkan, sehingga tidak ada alasan lagi bagi anda untuk menundanya.

Jadi tunggu apalagi, TEKAN disini untuk bergabung GRATIS dengan komunitas BlakBlakan.com, karena kesuksesan sudah ada didepan mata anda.

Senin, 16 April 2012

Cinta dan Rinduku Padamu

Adakah engkau disana sepertiku
Memasuki dunia hayalanku yang mencaci
Aku berhayal berduaan dengan mu
Dimana aku dapat tertawa bersamamu, menggenggam tanganmu
Wahai cintaku disana
Mengapa kau tak mengenaliku
Kau tak tahu apa yang ada di hatiku
Kau tak tahu jika aku memandingi wajah indahmu
Adakah engkau disana sepertiku
Yang tidak sadarkan diri akan cinta yang bersemi
Yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan
Saat berhadapan dengan mu
Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduan ku
Tak dapat berucap padamu, bahkan walau telah menyentuhmu
Setiap menatap matamu terasa menusuk ke jantung hati ku
Engkau cintaku, cinta terpendamku
Engkau rinduku, rindu tak bertuanku

Selasa, 10 April 2012

7 langkah jitu panjangin rambut


Beberapa dari kamu pasti banyak yang ribet soal manjangin rambut. Malahan banyak yang ngambil cara cepet kayak hair extension buat alternatif punya rambut panjang. Padahal faktanya, cara ini justru bisa bikin akar rambut jadi rapuh sehingga timbul kerontokan.
Nah daripada menambah masalah baru, baiknya pilih cara alami biar rambut cepet tumbuh dan makin panjang. Well, pasang mata baik-baik n baca dengan teliti yaaa,coz berikut ada 7 langkah jitu membuat rambut cepet panjang. Ini dia.....
1.      VITAMIN
Nah yang namanya vitamin itu sangat dibutuhkan oleh seluruh bagian tubuh termasuk rambut kamu. Kalo vitamin yang kamu konsumsi kurang, otomatis nutrisi yang diterima rambut pun gag bakalan cukup. Efeknya,akar rambut lebih mudah rapuh dan volume rambut semakin menipis. Hal ini biasanya bikin rambut akan sulit tumbuh. Makanya disaranin untuk mengkonsumsi multivitamin dan nutrisi tambahan buat ngelengkapinya. Vitamin khusus rambut juga bisa jadi jalan keluar yang baik.

2.      PERIKSA UJUNG RAMBUT
Jangan pernah lupa ato males buat memeriksa ujung rambut kamu secara rutin. Rambut bercabang n kering di ujungnya jadi salah satu penyebab rambut susah panjang. Gag ada salahnya memotong ujung rambut kamu sepanjang 1-2 cm secara rutin setiap bulannya. Langkah kayak gini juga bisa membantu membuat keindahan rambut terjaga.

3.      ATASI KETOMBE
Timbulnya ketombe dikulit kepala,bisa juga jadi pemicu rambut rapuh n rontok. Ketombe merupakan salah satu masalah yang umum banget. So,kalo muncul ketombe, Plis jangan dicuekin. Gunakan shampo ato produk perawatan khusus buat ngatasin ketombe. Sebaliknya kalo masalah ketombenya makin parah,saatnya berkonsultasi dengan dokter ahli.

4.      PERLANCAR ALIRAN DARAH DI KULIT KEPALA
Kurangnya nutrisi dirambut bisa jadi aliran darah di kepala yang gag lancar. Nah, cobalah perawatan seperti creambath atau memijat kulit kepala. Cara seperti ini bisa banget bikin aliran darah di kepala lancar. Kalo kamu gag punya waktu buat bermanja-manja ke salon, kamu bisa keramas lebih lama sebagai alternatifnya. Caranya, pijat kepala kamu dari pangkal dahi sampai ke belakang. Eits, ingat memijatnya jangan terlalu keras.

5.      CARA MENYISIR
Well, buat kamu yang suka asal waktu menyisir rambut, muali sekarang harus lebih di perhatikan lagi. Cara menyisir rambut yang salah bisa bikin rambut patah n rusak. Ada baiknya setelah keramas jangan menyisir rambut dengan sisir sikat, karena rambut jadi mudah patah. Sebagai gantinya, pilihlah sisir garpu dengan jari-jari yang jarang. Nah setelah kering baru rapikan kembali rambut kamu dengan sisir yang biasa kamu pakai.

6.      JAGA KEBERSIHAN RAMBUT
Believe it or not! Denagn rajin keramas bisa dipastiin kalo rambut kita bakal cepet tumbuh. Males-malesan keramas bikin rambut susah panjang. Karena didalam shampo juga terdapat nutrisi yang diperlikan rambut untuk tumbuh. Selain itu, ngebiarin kotoran nempel dikulit kepala juga bikin rambut rusak. Nah usahakan keramas minimal dua hari sekali biar kelembaban kulit kepala tetap terjaga.

7.      HILANGIN STRES
Stres yang kamu alami ngaruh banget sama kesehatan akar rambut. Metabolisme tubuh yang kacau akibat stres bakal membuat kesehatan rambut terganggu. Jadi gag ada salahnya sedikit relaks dan bersantai sejenak. Pergi ke salon dan lakukan perawatan rambut dan tubuh bisa jadi jalan keluar yang ampuh buat mengatasi stres. Di jamin! Rambut dan tubuh makin cantik, stres pun go far n far away. . .